Kamis, 29 Juni 2017

TENIS MEJA

Tenis Meja (Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, Ukuran)
ByEnsiklopedi Asli -Thursday, June 16, 2016

-Permainan Tenis Meja (Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, Ukuran) Lengkap
     Permainan tenis meja mulai populer di Inggris sejak abad ke 19 dengan nama pingpong, gossima dan whiff whoff kemudian berubah nama menjadi table tennis atau tenis meja. Pertama kali tenis meja di lombakan di Indonesia pada Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Solo.Adapun variasi dan kombinasi keterampilan teknik dasar permainan tenis meja yaitu memegang bet, pukulan forehand, pukulan backhand, servis dan smash. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas pengertian tenis meja, sejarah tenis meja, teknik dasar permainan tenis meja, ukuran lapangan tenis meja.

     Pengertian Permainan Tenis MejaTenis meja atau pingpong adalah suatu olahraga yang dimainkan oleh dua pasangan (ganda) atau dua orang (tunggal) yang berlawanan. Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut bet, sebuh bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja. Induk olahraga tenis meja di Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis meja di Indonesia)dan di dunia adalah ITTF (International Table Tenis Federation).
     Sejarah Permainan Tenis MejaPermainan ini mulai populer di Inggris sejak abad ke 19 dengan nama pingpong, gossima dan whiff whoff. lalu mengganti nama menjadi table tennis atau tenis meja. Tenis meja mulai dikenal pada tahun 1901 karena diadakannya turnamen, buku yang menuliskan tentang tenis meja, dan kejuaraan tidak resmi tahun 1902.Pada awal 1900-an, permainan tenis meja dilarang di negara Russia. Karena penguasa pada zaman itu percaya bahwa memainkan tenis meja memiliki efek negatif pada penglihatan pemain.Pada tahun 1921,Asosiasi Tenis Meja (TTA)dibuat di Inggris, dan diikuti olehFederasi Tenis Meja Internasional (ITTF)pada tahun 1926. Kota London menjadi tuan rumah kejuaraan dunia resmi pertama tahun 1926. Pada tahun 1933, Asosiai Tenis Meja Amerika Serikat di bentuk.Pada tahun 1930,Edgar Snowberkomentar diRed Star Over Chinabahwa pihak komunis mempunyai "hasrat untuk tenis meja asal Inggris" yang menurutnya "ganjil".Tahun 1950-an, raket yang menggunakan lembaran karet digabung dengan lapisan spons mengubah permainan secara dramatis, meningkatkan kecepatan perputaran bola. Penggunaan lem cepat dapat meningkatkan kecepatan dan perputaran lebih jauh yang menghasilkan perubahan peralatan untuk "menurunkan kecepatan permainannya". Tenis meja mulai diperkenalkan sebagai cabang Olimpiade pada tahun 1988.

* Teknik Dasar Permainan Tenis Meja
1. Memegang bet
    Berikut ini adalah teknik dasar memegang bet pada permainan tenis meja.
*.Teknik memegang bet seperti berjabat tangan(shakehand grip),teknik ini banyak digunakan oleh para pemain professional karenasangat populer di negara-negara Eropa. Dengan cara ini, seorang pemain dapat menggunakan kedua sisi bet.
*.Teknik memegang bet seperti memegang tangkai pena(penhold grip), teknik ini juga dikenal dengan nama Asia grip, walaupaun banyak pemain Asia menggunakan teknik shakehand grip. Pada pegangan ini hanya satu sisi bet yang digunakan.
*.Teknikseemiller grip, teknik ini juga banyak digunakan oleh kalangan professional dalam tenis meja. Seemiller grip juga disebut dengan American grip, yang merupakan versi dari Shakehand grip. Cara memegang nya hampir sama dengan shakehand grip tapi bedanya bet bagian atas diputar dari 20-90 dejarat ke arah tubuh. Jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet.

2. Pukulan Forehand dan Backhanda.
    Melakukan pukulan Forehand dan Backhand lurus
*.Bola dilambungkan ke teman.
*.Dilakukan berpasangan atau kelompok.
*.Yang telah melakukan pukulan forehand/backhand dan pelambung bergerak berpindah tempatb. Melakukan pukulan Forehand dan Backhand menyilang meja
*.Bola dilambungkan oleh teman dan cara dipantulkan ke meja dan dengan pukulan servis.
*.Dilakukan berpasangan atau kelompok.
*.Yang telah melakukan pukulan backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat.

3. Servisa.
    Servis forehand dan backhand lurus bidang servis.*.Dilakukan berpasangan/berkelompok
*.Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat.b. Servis forehand dan backhand secara menyilang
*.Dilakukan berpasangan/kelompok
*.Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat.c. Servis forehand dan backhand ke sasaran
*.Dilakukan berpasangan/kelompok
*.Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat.

4. Smasha.
    Smash forehand
*.Posisikan kaki kiri berada di depan, dan kaki kanan di belakang. Miringkan badan sedikit ke kanan sehingga berat badan bertumpupada kaki kanan.
*.Tarik lengkan kebelakang, pinggang sedikit dimiringkan ke kanan.
*.Setelah bola memantul dan mencapai titik teratas, mulai ayunkanlengan dari bawah ke atas, pukul dan tekan bola ke bawah dengan bantuan pergelangan tangan.b. Smash backhand
*.Posisikan kaki kanan di depan, sementara kaki kiri di belakang. Miringkan badan sedikit ke kiri sampai pundak kanan menghadap meja.
*.Tarik lengan bawah ke kiri, ke belakang dan lebih tinggi dari meja.
*.Setelah bola memantul dan mencapai titik paling atas, ayunkan lengan bawah ke depan arah kanan dan pukul bola. Pergelangan tangan dapat membantu menekan bola serta mengatur arah, dan berat badan berpindah dari kiri ke kanan.

-Ukuran Permainan Tenis Meja
Ukuran meja lapangan tenis meja
   -Panjang dan lebar meja :  274 cm dan 152,5 cm
   -Tinggi meja dari lantai lapangan : 76 cm
   -Tebal garis sisi : 2 cm
   -Luas : 4,1785 meter persegi

-Ukuran tiang net dan jaring net tenis meja
   -Panjang net : 183 cm
   -Lebar/tinggi net : 15,25 cm
   -Jarak meja ke Tiang : 15,25 cm
   -Luas net = 0,279075 meter persegi.

Kamis, 01 September 2016

Atletik Lari

Atletik LariSPRINT (LARI JARAK PENDEK)PengertianLari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m. oleh karena itu kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang dirubah menjadi gerakan halus lancer dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi.Seoarang pelari jarak pendek (sprinter) yang potensial bila dilihat dari komposisi atau susunan serabut otot persentase serabut otot cepat (fast twitch) lebih besar atau tinggi dengankemampuan sampai 40 kali perdetik dalam vitro disbanding dengan serabut otot lambat (slow twitch) dengan kemampuan sampai 10kali perdetik dalam vitro. Oleh karena itu seorang pelari jarak pendek itu dilahirkan /bakat bukan dibuat.Suatu analisa structural prestasi lari jarak pendekdan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaiki harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses biomekanika, biomotor, dan energetic.Lari jarak pendek bila dilihat dari tahap-tahap berlari terdiri dari beberapa tahap yaitu :tahap reaksi dan dorongan (reaction dan drive)tahap percepatan (acceleration)tahap tansisi/perobahan (transition)tahap kecepatan maksimum (speed maximum)tahap pemeliharaan kecepatan (maintenance speed)finishtujuan lari jarak pendek adlah untuk memaksimalkan kecepatan horizontal, yang dihasilkan dari dorongan badan ke depan. Kecepatan lari ditentukan oleh panjang langkah dan frekuensi langkah (jumlah langkah persatuan waktu). Oleh karena itu, seorang pelarijarak pendek harus dapat meningkatkan satu atau kedua-duanya.Urutan Gerak KeseluhanUrutan gerak dalam berlari bila dilihat dari tahap-tahapnya adalah tahap topang yang terdiri dari topang depan dan satu tahap dorong, serta tahap melayang yang terdiri dari tahap ayun ke depan dan satu tahap pemulihan atau recovery.Tahap Topang (support phase), pada tahap ini bertuuan untuk memperkecil penghambatan saat sentuh tanah dan memaksimalkan dorongan ke depan. Bila dilihat dari sifat-sifat teknisnya adalah mendarat pada telapak kaki (ballfoot).Tahap melayang (flaying phase), pada tahap ini bertujuan untuk memaksimalkan dorongan ke depan dan untuk mempersiapkan suatu penempatan kaki yang efektif saat sentuh tanah. Bila dilihat dari sifat-sifat teknis pada tahap ini adalah lutut kaki ayun bergerak ke depan dank e atas (untuk meneruskan dorongan dan menambah panjang langkah)Tahap – Tahap PembelajaranPembelajaran lari jarak pendek (sprint) terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :Tahap Bermain (games)Tahap Teknik Dasar (Basic of Technic)Tahap BermainPada tahap ini bertujuan untuk mengenalkan masalah gerak (movement problem) lari jarak pendek langsung, dan cara lari jarak pendek yang benar ditinjau secara anatomis, memperbaiki sikap berlari jarak pendek serta meningkatkan motivasi siswa terhadap pembelajaran, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Tujuan khusus dalam bermain lari jarak pendek adalah meningkatkan reaksi bergerak, kecepatan dan percepatan gerak siswa, serta koordinasi gerak siswa dalam berlari. Dalam bermain aa beberapa bentuk yang dapat diberikan, yaitu bentuk perorangan, kelompok kecil atau kelompok besar.Tahap Teknik Dasar (Basic of Technic)Tahap ini bertujuan untuk mempelajari dasar gerak lari jarak pendek yang sistematis. Adapun tahap-tahapnya sebagai berikut :b.1. Latihan Dasar ABCTahap ini bertujuan mengembangkan keterampilan dasar lari dan mengembangkan koordinasi gerak lari jarak pendek. Adapun latihannya adalah : Tumit menendang pantat (A) ;Gerak ankling (B); lutut diangkat tinggi (C) ; Lutut diangkat tinggi dan kaki diluruskan (D).b.2. Latihan Dasar Koordinasi ABCTahap ini bertujuan untuk mengembangkan keteramilan dan koordinasi lari cepat.b.3. Lari Cepat Dengan TahananTahap ini bertujuan untuk mengembangkan tahap dorong atau support phase dan kekuatan khusus. Pada tahap ini dapat menggunakan tahanan dari teman atau suatu alat penangan misalnya ban mobil atau beberapa ban motor, lakukan dngan tidak melebihi berat tahanan, serta guru memperhatikan kaki topang betul-betul lurus dan kontak dengan tanah sesingkat mungkin.b.4. Lari MengejarTahap ini bertujuan untuk mengembangkan kecepatan reaksi dan percepatan lari. Latihan ni dapat menggunakan tomgkat atau tali sepanjang1,5 m; mulailah dengan berlari pelan-pelan setelah teman pasangan di depan melepaskan tongkat atau tali siswa yang dibelakang mengejar sampai batas yang telah ditentukan.b.5. Lari PercepatanTahap ini bertujuan untuk mengembangkan lari percepatan dan keceatan maksimum. Buatlah tanda untuk menandai daerah 6 m, satu teman menunggu di ujung batas yang telah ditentukan, dan pelari yang dibelakang berlari optimum dan percepatlah berlari bila pelari yang dating mencapai daerah 6 m dan pelari yang di depan mulai berlari secepat mungkin bila pelari belakang telah menginjak garis 6 m dibelakangnya.b.6. Start Melayang Lari Sprint 20 mTahap ini bertujuan untuk mengembangkan kecepatan maksimum. Untuk melakukannya buatlah tanda 20 m dan gunakan awalan antara 20 sampai 30 m tetapi bias disesuaikan dengan keadaan lapangan antara 10 sampai 20 m, selanjutnya siswa berusahamelewati batas yang telah ditentukan dengan kecepatan maksimum.Lari jarak menengahLari jarak menengah1. Pengertian Lari Jarak MenengahLari jarak menengah menempuh jarak 800 m dan1500 m. start yang digunakan untuk lari jarak menengah nomor 800 m adalah start jongkok, sedangkan untuk jarak 1500 m menggunakan start berdiri. Pada lari 800 m masing –masing pelari berlari di laintasannya sendiri, setelah melewati satu tikungan pertama barulah pelari–pelari itu boleh masuk ke dalam lintasan pertamaHal yang perlu diperhatikan pada lari jarak menengah adalah penyesuaian antara kecepatandan kekuatan / stamina dari masing –masing pelari2. Teknik Start Berdiri untuk Lari Jarak Menengah( 1.500 m )Teknik start berdiri untuk lari jarak menengah adalah :a. Aba –aba “ bersedia”Dengan sikap tenang tetapi menyakinkan melangkah maju ke depan, berdiri tegak di belakang garis start.b.Aba –aba “ siap “Mengambil sikap kaki kiridi depan dan kaki kanandi belakang, tidak menginjak garis start, badan condong ke depan.c. Aba –aba “ ya “Mulai berlari dengan kecepatan yang tidak maksimal melainkan cukup setengah atau tiga perempat dari kecepatan maksimal.3. Teknik Gerakan lari Jarak MenengahTeknik gerakan lari jarak menengah meliputi :a. Posisi kepala dan badan tidak terlalu condong, sikap badan seperti sikap orang berlari b. Sudut lengan antara 100 –110 derajatc. Pendaratan pada tumit dan menolak dengan ujung kakid. Ayunkan kedua lengan untuk mengimbangi gerak kakie. Mengayunkan lutut kedepan tidak setinggi pinggulf. Pada waktu menggerakkan tungkai bawah dari belakang ke depan tidak terlalu tinggi4. Teknik Lari Jarak Menengah Saat Melewati TikunganTeknik lari jarak menengah saat melewati tikungan adalah :a. Usahakan berlari sedekat mungkin dengan garis lintasan sebelah kirib. Putarkan keduan bahu ke kiri, kepala juga miring ke kiric. Sudut lengan kanan usahakan lebih besar daripada lengan kiri5. Teknik Gerakan Memasuki Garis FinishTeknik gerakan memasuki garis finish dalam lari jarak menengah yaitu :a. Cara memasuki garis finish yaitu:1) Lari terus tanpa mengubah sikap lari2) Dada maju, kedua tangan lurus ke belakang3) Salah satu bahu maju ke depan ( dada diputar ke salah satu sisi )4) Kepala ditundukkan, kedua tangan di ayun ke belakangb. Hal –hal yang perlu diperhatikan, yaitu:1) Frekuensi kaki dipercepat, langkah diperlebar2) Jangan melakukan gerakan melompat pada saat memasuki garis finish3) Perhatian di pusatkan pada garis finish4) Apabila ada pita jangan berusaha meraih dengan tangan5) Jangan berhenti mendadak setelah melewati garis finishPeraturan PerlombaanPeraturan perlombaan yang ditetapkan oleh induk organisasi atletik internasional IAAF(International Amateur Atloetik Federation) atau tingkat nasional PASI(Persatuan Atletik Seluruh Indonesia ) tentang perlombaan lari jarak pendekyaitu :1. Peraturan PerlombaanPeraturan perlombaan dalam lari jarak pendek adalaha. Garis start dan finish dalam lintasan lari ditunjukan dengan sebuah garis selebar 5 cm siku–siku dengan batas tepi dalam lintasan. Jarak perlombaan harus diukur dari tepi garis start ke tepi garis fnish terdekat dengan garis startb. Aba –aba yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek adalah : “ bersedia”, “siap”dan “ ya” atau bunyi pistol.c. Semua peserta lomba lari mulai berlari pada saat aba–aba “ ya” atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara.d. Peserta yang membuat kesalahan pada saat start harus diperingatkan ( maksimal 3 kali kesalahan )e. Lomba lari jarak pendek pada perlombaan besar dilakukan 4 tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, babak semi final, dan babak final. f.Babak pertama akan diadakan apabila jumlah peserta banyak, pemenang I dan II tiap heat berhak maju ke babak berikutnya2. Diskualifikasi atau Hal –hal yang Dianggap Tidak SahHal–hal yang dianggap tidak sah dalam lari jarak pendek yaitu :a. Melakukan kesalahan start lebih dari 3 kalib. Memasuki lintasan pelari lainc. Mengganggu pelari laind. Keluar dari lintasane. Terbuktui memakai obat perangsang3. Petugas atau Juri dalam Lomba LariPetugas atau juri dalam lomba lari jarak pendek terdiri atas :a. Starter, yaitu petugas yang memberangkatkan perlarib. Recall Starter yaitu petugas yang mengecek atau mengabsen para pelaric. Timer yaitu petugas pencatat waktud. Pengawas lintasan yaitu petugas yang berdiri pada tempat tertentu dan bertugas mengawasi pelari apabila melakukan kesalahan dan pelanggarane. Juri kedatangan yaitu petugas pencatat kedatangan pelari yang pertama sampai dengan terakhir dan menentukan ranking / urutan kejuaraanf. Juri pencatat hasil yaitu petugas pencatat hasilsetelah pelari memasuki garis finish

Rabu, 31 Agustus 2016

Materi Bola Basket

Materi Permainan Bola Basket (Penjasorkes) Lengkap ~ Permainan bola basket awalnya di ciptakan oleh Dr. James Naismith, Beliau adalah seorang guru olahraga yang berasal dari kanada yang mengajar di salah satu perguruan tinggi. Pada tanggal 15 Desember 1891 beliau menciptakan permainan ini yang di beri nama dengan permainan bola basket. Pada saat itu permainan bola basket terdiri dari 9 orang, bukan 5 orang dan cara bermainnya tidak melakukan dribble tapi dengan cara melemparkan / mengoperkan saja ke temannya untuk di masukan ke ring. Naismith meninggal dunia pada 28 November 1939.

Pertandingan bola basket yang pertama kali di lakukan pada tanggal 20 januari 1892 di tempat kerjanya sendiri, awalnya asal muasal nama basket adalah sebutan yang di ucapkan oleh muridnya dan olah raga ini dikenal di Amerika serikat.



Materi Permainan Bola Basket Lengkap

Bola basket adalah permainan olahraga yang dilakukan secara berkelompok, terdiri atas dua tim yang beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding dengan tujuan mencetak poin dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang (RING) lawan.

A. Teknik Dasar Bola Basket

1. Teknik menggiring bola ( Dribbling)
Teknik dribbling adalah teknik membawa bola untuk menghindari lawan agar bisa mencetak poin.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan dribbling

Sikap melangkah kedua kaki agak di tekuk Badan agak condong ke depanDorong bola ke lantai dengan menggunakan telapak tangan baik tangan kanan maupun kiriSumber gerakan mendorong dari siku 

Dalam melakukan teknik dribbling Anda harus memantulkan bola setelah melangkah sebanyak 3 kali, karena jika melebihi maka akan dianggap pelanggaran. Hal ini yang menguntungkan bagi lawan karena nanti akan mudah untuk mendapatkan poin.

2. Teknik Mengoper ( Passing
Teknik passing adalah gerakan melempar bola ke teman satu timnya dengan menggunakan satu atau dua tangan. Teknik ini harus bisa dilakukan dalam permainan bola basket, karena untuk mencegah dari lawan yang ingin merebut bola.
Ada 6 jenis passing yang kamu bisa lakukan untuk menyusun strategi dan bisa mendapatkan poin.

Overhead PassChest PassBaseball PassBounce PassHook PassUnder Pass

3. Teknik Pivot

Teknik pivot merupakan gerakan berputar ke segala arah dengan bertumpu pada salah satu kaki pada saat pemain tersebut menguasai bola, sedangkan kaki yang dipindahkan dapat melewati depan atau belakang. Fungsi gerakan pivot adalah untuk melindungi bola dari rebutan pemain lawan. Biasanya pemain yang memiliki postur badang yang tinggi yang berada di sekitar ring basket lawan diberikan tanggung jawab melakukan tugas menembak dan melakukan pivot.

4. Teknik menembak (Shooting)
Dalam melakukan permainan bola basket, teknik menembak (shooting) ini harus bisa dikuasai. Dengan melakukan shotting yang tepat maka tim kamu akan mendapatkan poin.

Langkah-langkah yang harus kamu ketahui dalam melakukan teknik shooting
a. Teknik menembak dengan satu tangan

Sikap berdiri kaki kanan di depan dan kaki kiri di belakang.Dengan kedua lutut rendah, bola di pegang oleh tangan kanan di atas kepala dengan jari terbuka, sedangkan tangan kiri membantu memegang.Kemudian bola di tembakan tangan dalam keadaan lurusb. Teknik menembak dengan dua tangan

Teknik menembak dengan dua tangan sama halnya dengan teknik menembak dengan satu tangan, namun ada perbedaannya yaitu ketika memegang dan mendorong menggunakan satu atau kedua telapak tangan. Teknik menembak dapat dilakukan dengan melompat (lay up) atau tanpa melompat. 

5. Teknik Rebound
Teknik ini juga berpengaruh dalam kemenangan permainan bola basket. Teknik rebound adalah teknik menggagalkan lawan yang ingin memasukkan bola ke ring. Para pemain bola basket harus menguasai teknik ini agar lawan kesusahan untuk mencetak poin.

B. Peraturan Permainan Bola Basket

1. Lapangan bola basket
Lapangan permainan terdiri atas lantai yang datar, keras dan bebas dari rintangan. Ukuran lapangan berbentuk empat persegi panjang  dengan rincian sebagai berikut:
- Panjang lapangan = 28 meter
- Lebar lapangan    = 15 meter
- Diameter lingkaran lapangan = 3,6 meter
- Tinggi Ring = 2,75 meter
- Diameter Ring = 0,45 meter

href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN9q7-CtYtErjPrlmrmHph4rqzrSo5OOUM2Bk7zRNrYDVmbgnOPuqJ1fSS-ZtP2Vl6pqaQMVVDH_U-6HU6pHgB8JLFkZebrydppzH3N6yKYg4OzcTiFNi4osHvs68PZtJxrIb9985ct3s/s1600/Gambar+dan+Ukuran+Lapangan+Bola+Basket+Standar+Internasional%2521.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">

2. Waktu permainan
Pertandingan terdiri atas dua babak yang masing masing memakan waktu 20 menit dan 10 menit untuk istirahat di antara kedua babak. Organisasi nasional maupun lokal diijinkan untuk memperpanjang waktu dari 2 babak menjadi 4 babak, yang masing masing babak 10 menit. Khusus untuk bola basket mini dilaksanakan 4 babak, tiap babak 10 menit dengan waktu istirahat 2 menit.

3. Bola lompat ( Jump ball )
Jump ball adalah bola yang di lambungkan oleh wasit ke udara di antara dua pemain yang berlawanan, bola harus di sentuh salah satu orang pemain setelah mencapai titik tertinggi. Bila bola jatuh ke lantai tanpa di sentuh salah satu pemain maka wasit harus mengulangi. Jump ball dilaksanakan pada saat :
1). Permulaan permainan dan sesudah istirahat
2). Dua orang pemain yang berlawanan memegang bola secara bersamaan.


4. Angka ( Nilai )
Gol terjadi kalau bola masuk ke dalam keranjang dari atas jatuh melewati jaring. Gol yang terjadi dari tembakan lapangan mendapat nilai 2, sedangkan gol yang terjadi dari tembakan lapangan dari luar batas three point mendapatkan nilai 3. Gol yang terjadi dari hasil tembakan hukuman mendapat nilai 1.  Setelah terjadi gol dari tembakan lapangan, maka regu yang kemasukan segera memainkan bola kembali dari garis akhir, dalam tempo 5 detik.

5. Bola Hidup dalam permainan bola basket
Bola menjadi hidup dalam permainan apabila:

Setelah mencapai titik tertinggi dan di sentuh oleh seorang pemain pada saat jump ballWasit menyerahkan bola kepada penembakOperan dari luar lapangan dan bola menyentuh seorang pemain di lapangan bebas.

6. Bola Mati dalam permainan bola basket

Bola menjadi mati dalam permainan apabila :

Apabila suatu gol terjadiTerjadinya suatu pelanggaranTerjadi suatu kesalahanTerjadi bola pegang atau bola nyangkut di ringWasit membunyikan peluit tanda berakhirnya pertandingandan bunyi istirahat dari operator pada waktu terjadinya peristiwa 30 detik di mana bola sedang hidup.

7. Tembakan Bebas
Tembakan bebas adalah kesempatan yang di berikan kepada seorang pemain untuk melakukan tembakan tanpa rintangan, gol dari tembakan bebas mendapat nilai 1.

8. Pelanggaran
Pelanggaran adalah sebuah penyimpangan dari peraturan-peraturan  permainan. Hukuman yang diberikan adalah kehilangan bola bagi tim yang melakukan pelanggaran.

9. Peraturan 3 detik
Pemain dilarang berada lebih dari tiga detik dalam daerah bersyarat lawannya, yaitu daerah diantara garis akhir dan tepi yang jauh dari garis tembakan bebas waktu bola berada dalam teman satu timnya. Ini berlaku untuk seluruh keadaan luar lapangan, dan hitungan tiga detik dimulai pada waktu pemain yang memainkan bola berada di luar lapangan dan menguasainya.

10. Peraturan 5 detik, 10 detik dan 30 detik
peraturan lima detik apabila seorang pemain memegang bola, dalam tempo 5 detik bola harus segera dimainkan, dioperkan kepada teman satu tim, atau di dribbling.

Peraturan 10 detik , suatu regu yang menguasai bola di bagian belakang harus segera memainkan bola sampai melewati garis tengah.

Peraturan 30 detik bila suatu tim/ regu dalam penguasaan bola, maka dalam 30 detik bola harus dilaksanakan percobaan penembakan ke ring basket lawannya.

11. Peraturan melemparkan bola kembali ke belakang ( back ball )
Seorang pemain yang sedang menguasai bola dan berada di garis depan tidak diperbolehkan mengembalikan bola kembali ke belakang sampai melewati garis tengah, termasuk untuk lemparan dari luar lapangan (throw in)